Jumat, 23 Januari 2009

Memahami Biostatistik


Setiap hari kita dikenalkan dengan kenyataan tentang kesehatan di sekitar kita. Bagaimana suatu penyakit bisa terjadi dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kejadian sakit tersebut.
Untuk memahaminya kita perlu melakukan suatu penelitian atau analisa terhadapnya. Dalam melakukan analisa kita perlu mengetahui proses untuk menganalisa dengan benar berdasarkan fakta dan data yang kita temukan.
Karena itu Anda perlu memahami konsep-konsep dasar tentang statistik khususnya di bidang kesehatan. Maka kita akan mempelajari Biostatistika.
Selamat belajar dan jangan lupa yang akan kita capai bukan nilai tetapi kompetensi. Tetapkan kompetensi Anda dalam belajar Biostatistik dan mari kita bersama-sama menyusun rencana untuk dapat menguasainya.
Sekali lagi ...Selamat Belajar.

Sabtu, 06 Desember 2008

Memulai Pencapaian Kompetensi Bidan


Ada kalanya kita hanya ingin menjadi sesuatu tanpa kita tahu untuk apa kita melakukannya. Terkadang pula kita hanya menjadi sesuatu yang tak lengkap atau hanya menjadi separuh dari sesuatu. Kita tak pernah menyadari itu hingga suatu saat kita tersadar oleh kenyataan kehidupan.
Menjadi sesuatu adalah tujuan hidup kita. Mengucap kata-kata "Pekerjaan bagi saya adalah ibadah" tak semudah mewujudkannya. Manakala kita telah meyakini pekerjaan bagi kita adalah ibadah, maka mulai saat itu norma agama menjadi tolok ukur dalam kita bekerja.
Melaksanakan pekerjaan seperti menjadi bidan tanpa rasa tanggung jawab terhadap profesi kita, tiada ubahnya menjadi separuh dari sesuatu. Apalagi bila kita niatkan menjadi bidan adalah ibadah, maka amanah tersebut harus kita tampakkan dalam bentuk tanggung jawab menjalaninya.
Menjadi bidan profesional adalah kata kuncinya.
Bidan profesional membawa 2 dimensi yaitu dimensi kompetensi dan dimensi standarisasi.
Bila anda menjadi bidan maka haruslah memiliki kompetensi bidan, yang anda peroleh melalui jenjang pendidikan formal dan dinyatakan memiliki kompetensi yang dipersyaratkan sebagai bidan. Sebagai wujud kompetensi telah dimiliki ada regulator yang mengeluarkan keterangan kompetensi, melalui suatu uji kompetensi.
Sedangkan dimensi standarisasi adalah dimensi bidan yang telah memiliki kompetensi dalam menjalankan tugas harus mengikuti standar-standar pelayanan yang telah disepakati oleh profesinya. Standar-standar tersebut disepakati dan ditetapkan melalui organisasi profesi (IBI) dengan dukungan pembuat kebijakan. Standar tersebut haruslah menjadi tuntunan dalam menjalankan profesinya.
Bagaimana? Apakah anda benar-benar ingin menjadi sesuatu seutuhnya?